Newest Post
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 599 : " OBITO UCHIHA "
Manga by : Masashi Kishimoto
Translated by : Andy Ahmady,
Cleaned by : www.mangapanda.com
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Berkat Strategi Pertarungan hebat yg melibatkan Kerjasama Antara Kakashi, Guy dan Naruto, membawa menuju kenyataan yang mencengangkan, Naruto Berhasil Membuat Retak Topeng Tobi..
Terungkap Fakta kalau Tobi, dan Kakashi ternyata merupakan sesama pengguna Kamui dari satu orang yang sama yaitu Sama2 Menggunakan Mata sharingan Obito, Namun Tobi tetaplah pengguna Kamui sejati yang tangguh krna berasal dari Uchiha,
Perlahan identitas Si Tobi pun mulai terkuak,
***
Karna Topeng yg Telah Pecah, Membawa ke ingatan masa lalu seseorang yang cukup dekat dengan Kakashi di masa lalu,
Flash Back
Obito Uchiha
"tap tap tap..."
derap langkah kaki seorang anak (Tdk lain Obito) yang sedang berlari Kencang dgn mengenakan Pelindung Mata..
(nampak tergesa2)
"TERNYATA SEDANG UPACARA PENERIMAAN CHUUNIN (obito terlambat datang),
ANAK ITU DULU MEMPUNYAI SEBUAH MIMPI....",
Ketika Obito Sampai di Akademi , Ternyata Semuanya telah Berkumpul..
(ya Puluhan Anak2 terlihat sedang Berkumpul Tuk mendaftar sbg Chunin)
Saat Obito Berdiri Bengong memperhatikan, Seseorang Gadis Kecil Namanya RIN mengagetkannya, ia maju dihadapannya, lalu menyerahkan sebuah Formulir Pendaptaran..
obito pun dengan semangat menerima dan membukanya..
bertuliskan
"FORMULIR PENDAFTARAN MASUK akademi NINJA",
Dan kini Obito Telah memiliki rekan setim yaitu Kakashi dan Rin
....
Bertahun telah berlalu, hingga pada suatu ketika
...mereka pun menuju ke tempat yang dikelilingi pagar besi
"UJIAN CHUUNIN KEDUA : PERTANDINGAN KELOMPOK"
Nampak dalam ujian ini telah dimulai Pertarungan, Anak2 Peserta Chunin yg telah memiliki tim saling latihan bertarung,
seseorang anak kecil dengan rambut perak yg namanya Kakashi sedang Berdiri bersama Rin lagi berdiri di depan pagar sambil mengamati jam,
(Nampaknya Lagi menunggu giliran untuk bertanding dan menunggu Obito yg blum datang)
sebentar lagi tiba giliran selanjutnya, Team Guy, Ebisu, Genma akan Bertarung melawan TIM Kakashi, Obito, Rin, Namun Obito blum datang..
Dalam Perjalanan Obito ternyata Sedang Membantu membawa perbekalan seorang Nenek2 yg bgtu banyak, dan Membantu membawanya sampai Kerumah si nenek.. Sebagai Balasan, Sinenek memberinya sebuah Permen.. Lalu pulang Buru2..
Kini Giliran Tim Kakashi akan bertarung, Obito datang Terlambat diPertarungan, Kakashi dgn Jengkel memarahi Obito yg telat datang,
Tim Guy,Ebisu,Genma telah Bersiap melawan Kakasi,Rin,Obito,
aba aba dari wasit pun telah Dibunyikan, sementara Hokage 3 dan Minato yg berada diGedung Hokage tengah mengawasi dari monitor..
tap tap tapp....
Amat cepat anak beralis tebal (guy) maju menyerang kearah Obito, sedang Lainnya siaga tuk bertarung..
*Prakkk...
Obito bersiap akan merapal Jutsu Elemen Api.. namun tiba2?
"gluuukkk!!!...uhhhh!!.."
ia tiba tiba tersedat permen..
Akibat tersedak permen, perhatiannya pun hilang, spontan tendangan anak alis tebal itu pun mendarat telak di pipinya,
*Crassh...
Spontan saja permen yang telah tersangkut di tenggorokannya pun keluar,
"pluukkk!",
permen itu terjatuh ditanah dengan kondisi masih basah..
Setelah usai Pertandingan. dengan ramah Rin mengobati obito, sambil berbicara mengenai kekalahannya, namun dgn Bangga Obito berdiri sambil menunjukkan Tanda Uchiha dipunggungnya dan berjalan meninggalkan Rin dgn mengacungkan jempolnya ke belakang, sambil melirik ukiran Para Kage yang menjulang di tebing beberapa ratus meter darinya
dgn semangat berkobar, obito itu berlatih giat agar bertambah Kuat,
"trakk!!..",suara shuriken menggema, anak itu tengah giat berlatih shuriken, tampak beberapa batang kayu yang telah tertancap puluhan shuriken...
Tak lama pun berlatih elemen api..."bwuuurrr!!!...."
kobaran api besar menerjang keluar dari mulutnya...
Hingga berlatih bertahan berdiri didahan pohon secara terbalik....
Hari yang telah ditunggu tiba, Ujian Chuunin babak ke 3, PERTANDINGAN INDIVIDU.
Lagi lagi obito itu melawan anak alis tebal guy..
Dengan optimis obito mengacungkan jempol terbalik ke arah anak alis tebal dengan wajah sinis...
Anak alis tebal itu pun tampak bingung seraya mengacungan jempol biasanya...
Tidak berapa lama saling mengeluarkan jurus, pertandingan itu pun usai,
"pletaaakkk...",
obito terjatuh ke lantai,
telah dinyatakan obito kalah telak dan menanggung malu atas keoptimisannya bersama luka lebam di wajahnya
akhirnya anak itu duduk dan memperhatikan temannya yang berambut perak melawan anak alis tebal itu, anak itu nampak iri karena rekannya terlihat lebih keren dan mengimbangi anak alis tebal itu, Belum lagi pandangan gadis itu terhadap rekannya menjadikkannya semakin minder
Rekan anak itu dinyatakan menang, dengan mata sayunya, anak berambut perak itu menunjukan rompi hijau dengan sertifikat Chuuninnya..
Hingga beberapa waktu berikutnya, akhirnya Timnya itu lulus ujian Chuunin juga dan bersorak gembira, sangat mengejutkan gadis kecil Rin tiba tiba mengecup pipinya disaksikan rekannya yang berambut perak dengan tatapan ketus
anak itu pun tersipu ..
beberapa waktu kemudian,
anak itu telah tumbuh menjadi remaja dan menyiapkan serangkai bunga dibalik punggungnya seraya menatap gadis itu yang berlari girang ke arahnya sambil menyerahkan beberapa lembar kertas dengan judul "Tugas untuk hadiah perayaan Kakashi yang dipromosikan ke Jounin",
rupanya rekannya, Kakashi yang berambut silver itu tengah dipromosikan dan hendak diberi hadiah...
Saat akan menjalankan misi,
Kakashi, adalah anak yang beruntung mendapat kunai dari gurunya, lalu diberi kotak obat oleh Rin,.. dan disaat mengemban misi berbahaya yg melibatkan Obito yg sekarat ditimpa batu besar, obito menghadiahkan mata Sharingan pada Kakashi,
flash back end
***
Kejadian Tragis itu masih melekat diingatan Kakashi.. Membuat Kakashi tambah diam terpaku
Menyaksikan Wajah Sebenarnya dari Tobi??
"prakkk"...
pecahan serpihan topeng itu jatuh ke tanah....
Guy maupun Naruto menatap tajam Wajah Tobi yg sebenarnya..
akhirnya Identitas Wajah Tobi Diperlihatkan
(Separuh Wajah Tobi disebelah Kanan Nampak Kriput, Bekas Luka itu mengingatkan Akan Wajah Rekan Setim Kakashi yg dianggap telah mati, Bekas Luka yg didapat dimasa lalu saat ditimpa Batu Besar... Obito.. )
dgn Rada tdk percaya, Kakashi memanggilnya dgn Nama:
"O B I T O. . . "
"AKHIRNYA TERUNGKAP NAMANYA ADALAH OBITO"
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
bagaimana Lanjutan Kisahnya..?
BERSAMBUNG KECHAPTER 600
Manga by : Masashi Kishimoto
Translated by : Andy Ahmady,
Cleaned by : www.mangapanda.com
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Berkat Strategi Pertarungan hebat yg melibatkan Kerjasama Antara Kakashi, Guy dan Naruto, membawa menuju kenyataan yang mencengangkan, Naruto Berhasil Membuat Retak Topeng Tobi..
Terungkap Fakta kalau Tobi, dan Kakashi ternyata merupakan sesama pengguna Kamui dari satu orang yang sama yaitu Sama2 Menggunakan Mata sharingan Obito, Namun Tobi tetaplah pengguna Kamui sejati yang tangguh krna berasal dari Uchiha,
Perlahan identitas Si Tobi pun mulai terkuak,
***
Karna Topeng yg Telah Pecah, Membawa ke ingatan masa lalu seseorang yang cukup dekat dengan Kakashi di masa lalu,
Flash Back
Obito Uchiha
"tap tap tap..."
derap langkah kaki seorang anak (Tdk lain Obito) yang sedang berlari Kencang dgn mengenakan Pelindung Mata..
(nampak tergesa2)
"TERNYATA SEDANG UPACARA PENERIMAAN CHUUNIN (obito terlambat datang),
ANAK ITU DULU MEMPUNYAI SEBUAH MIMPI....",
Ketika Obito Sampai di Akademi , Ternyata Semuanya telah Berkumpul..
(ya Puluhan Anak2 terlihat sedang Berkumpul Tuk mendaftar sbg Chunin)
Saat Obito Berdiri Bengong memperhatikan, Seseorang Gadis Kecil Namanya RIN mengagetkannya, ia maju dihadapannya, lalu menyerahkan sebuah Formulir Pendaptaran..
obito pun dengan semangat menerima dan membukanya..
bertuliskan
"FORMULIR PENDAFTARAN MASUK akademi NINJA",
Dan kini Obito Telah memiliki rekan setim yaitu Kakashi dan Rin
....
Bertahun telah berlalu, hingga pada suatu ketika
...mereka pun menuju ke tempat yang dikelilingi pagar besi
"UJIAN CHUUNIN KEDUA : PERTANDINGAN KELOMPOK"
Nampak dalam ujian ini telah dimulai Pertarungan, Anak2 Peserta Chunin yg telah memiliki tim saling latihan bertarung,
seseorang anak kecil dengan rambut perak yg namanya Kakashi sedang Berdiri bersama Rin lagi berdiri di depan pagar sambil mengamati jam,
(Nampaknya Lagi menunggu giliran untuk bertanding dan menunggu Obito yg blum datang)
sebentar lagi tiba giliran selanjutnya, Team Guy, Ebisu, Genma akan Bertarung melawan TIM Kakashi, Obito, Rin, Namun Obito blum datang..
Dalam Perjalanan Obito ternyata Sedang Membantu membawa perbekalan seorang Nenek2 yg bgtu banyak, dan Membantu membawanya sampai Kerumah si nenek.. Sebagai Balasan, Sinenek memberinya sebuah Permen.. Lalu pulang Buru2..
Kini Giliran Tim Kakashi akan bertarung, Obito datang Terlambat diPertarungan, Kakashi dgn Jengkel memarahi Obito yg telat datang,
Tim Guy,Ebisu,Genma telah Bersiap melawan Kakasi,Rin,Obito,
aba aba dari wasit pun telah Dibunyikan, sementara Hokage 3 dan Minato yg berada diGedung Hokage tengah mengawasi dari monitor..
tap tap tapp....
Amat cepat anak beralis tebal (guy) maju menyerang kearah Obito, sedang Lainnya siaga tuk bertarung..
*Prakkk...
Obito bersiap akan merapal Jutsu Elemen Api.. namun tiba2?
"gluuukkk!!!...uhhhh!!.."
ia tiba tiba tersedat permen..
Akibat tersedak permen, perhatiannya pun hilang, spontan tendangan anak alis tebal itu pun mendarat telak di pipinya,
*Crassh...
Spontan saja permen yang telah tersangkut di tenggorokannya pun keluar,
"pluukkk!",
permen itu terjatuh ditanah dengan kondisi masih basah..
Setelah usai Pertandingan. dengan ramah Rin mengobati obito, sambil berbicara mengenai kekalahannya, namun dgn Bangga Obito berdiri sambil menunjukkan Tanda Uchiha dipunggungnya dan berjalan meninggalkan Rin dgn mengacungkan jempolnya ke belakang, sambil melirik ukiran Para Kage yang menjulang di tebing beberapa ratus meter darinya
dgn semangat berkobar, obito itu berlatih giat agar bertambah Kuat,
"trakk!!..",suara shuriken menggema, anak itu tengah giat berlatih shuriken, tampak beberapa batang kayu yang telah tertancap puluhan shuriken...
Tak lama pun berlatih elemen api..."bwuuurrr!!!...."
kobaran api besar menerjang keluar dari mulutnya...
Hingga berlatih bertahan berdiri didahan pohon secara terbalik....
Hari yang telah ditunggu tiba, Ujian Chuunin babak ke 3, PERTANDINGAN INDIVIDU.
Lagi lagi obito itu melawan anak alis tebal guy..
Dengan optimis obito mengacungkan jempol terbalik ke arah anak alis tebal dengan wajah sinis...
Anak alis tebal itu pun tampak bingung seraya mengacungan jempol biasanya...
Tidak berapa lama saling mengeluarkan jurus, pertandingan itu pun usai,
"pletaaakkk...",
obito terjatuh ke lantai,
telah dinyatakan obito kalah telak dan menanggung malu atas keoptimisannya bersama luka lebam di wajahnya
akhirnya anak itu duduk dan memperhatikan temannya yang berambut perak melawan anak alis tebal itu, anak itu nampak iri karena rekannya terlihat lebih keren dan mengimbangi anak alis tebal itu, Belum lagi pandangan gadis itu terhadap rekannya menjadikkannya semakin minder
Rekan anak itu dinyatakan menang, dengan mata sayunya, anak berambut perak itu menunjukan rompi hijau dengan sertifikat Chuuninnya..
Hingga beberapa waktu berikutnya, akhirnya Timnya itu lulus ujian Chuunin juga dan bersorak gembira, sangat mengejutkan gadis kecil Rin tiba tiba mengecup pipinya disaksikan rekannya yang berambut perak dengan tatapan ketus
anak itu pun tersipu ..
beberapa waktu kemudian,
anak itu telah tumbuh menjadi remaja dan menyiapkan serangkai bunga dibalik punggungnya seraya menatap gadis itu yang berlari girang ke arahnya sambil menyerahkan beberapa lembar kertas dengan judul "Tugas untuk hadiah perayaan Kakashi yang dipromosikan ke Jounin",
rupanya rekannya, Kakashi yang berambut silver itu tengah dipromosikan dan hendak diberi hadiah...
Saat akan menjalankan misi,
Kakashi, adalah anak yang beruntung mendapat kunai dari gurunya, lalu diberi kotak obat oleh Rin,.. dan disaat mengemban misi berbahaya yg melibatkan Obito yg sekarat ditimpa batu besar, obito menghadiahkan mata Sharingan pada Kakashi,
flash back end
***
Kejadian Tragis itu masih melekat diingatan Kakashi.. Membuat Kakashi tambah diam terpaku
Menyaksikan Wajah Sebenarnya dari Tobi??
"prakkk"...
pecahan serpihan topeng itu jatuh ke tanah....
Guy maupun Naruto menatap tajam Wajah Tobi yg sebenarnya..
akhirnya Identitas Wajah Tobi Diperlihatkan
(Separuh Wajah Tobi disebelah Kanan Nampak Kriput, Bekas Luka itu mengingatkan Akan Wajah Rekan Setim Kakashi yg dianggap telah mati, Bekas Luka yg didapat dimasa lalu saat ditimpa Batu Besar... Obito.. )
dgn Rada tdk percaya, Kakashi memanggilnya dgn Nama:
"O B I T O. . . "
"AKHIRNYA TERUNGKAP NAMANYA ADALAH OBITO"
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
bagaimana Lanjutan Kisahnya..?
BERSAMBUNG KECHAPTER 600
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 594. "LELUHUR"
===========================
VERSI TEKS: BEELZETA.COM
Orochimaru dibangkitkan kembali oleh Sasuke. Dan kali ini, ia membantu Sasuke untuk mencari jawaban dan kemudian mengajaknya ke suatu tempat yang menurutnya sudah tak asing lagi baik untuk dirinya maupun Sasuke, dimana?
Scene beralih ke tempat pertarungan antara Tobi melawan Naruto dkk ...
"Gedou Mazo jadi aneh semenjak dia memasukan benda aneh itu ke dalam mulutnya ..." Ucap Guy.
"Baru saja ..."
"Aku ingin membangkitkannya di wujud sempurnanya" Kakashi teringat akan kata-kata Tobi sebelumnya dan lalu berkata, "Jangan bilang kalau ..."
"Lihat baik-baik!! Kemudian rasakan dengan kulit kalian ...
Ekor Sepuluh akan bangkit!!! Awal dari Akhir Dunia ini!!!" Teriak Tobi.
"Aku mengerti! Jadi, gedou Mazou itu adalah wadah dari ekor sepuluh!" Ucap Kakashi.
"Apa!? Ekor sepuluh!?" Naruto tak mengerti.
"Tunggu, apa yang sebenarnya terjadi!?" Kakashi juga bingung.
"Kalau Hokage kelima benar di dalam pertemuan, maka perang ini ...
Demi untuk mengumpulkan chakra ekor sembilan yang diperlukan untuk membangkitkan Kyuubi!!! Tapi, ekor delapan dan ekor sembilan masih memiliki chakra mereka,
terlalu berbahaya untuk mendekat ..."
"Kekuatannya tetap kuat, walaupun hanya serpihan ..."
"Ah!!!" Hachibi teringat akan kata-kata Tobi sebelumnya dan kemudian mendapat kesimpulan, "Tentacleku yang waktu itu, satu tentancle tetap saja memiliki chakra, apa ia mendapatkannya dari sana?" Hachibi lalu menjelaskannya pada Kakashi.
"Chakra dari tentacle ekor delapan ...
Kalau begitu, dia hanya butuh bagian dari tubuh bijuu?
Naruto ... kelihatannya kau juga sudah menyadari hal ini" Pikir Kakashi saat melihat ekspresi Naruto.
"Aku bisa merasakan chakraku di dalam kendi dan botol itu ..."
"Mmm, Naruto ...
Pindah, biar aku yang menjelaskan" Pinta Kyuubi dari alam bawah sadar Naruto.
Ehm, sama seperti Bee, kini Naruto dan Kyuubi juga bisa berganti.
"Tentang ekor sepuluh, dengar saja dari sini ...
Biar aku yang menjelaskan" Pinta Kyuubi.
"Jadi kau tahu tentang ekor sepuluh, Kurama?"
"Ya, tentu saja" Ucap Kyuubi dan kemudian mengambil alih tubuh Naruto.
"Semuanya, dengar ..." Ucap Kyuubi lewat Naruto.
"Hm!?"
"Suara itu!?" Guy dan Kakashi sempat kaget.
"Naruto dan ekor sembilan sedang bertukar tubuh sekarang ...
Ia ingin menjelaskan sesuatu ...
Mereka sudah jadi teman baik sekarang" Ucap Hachibi.
"Kalau dia hanya butuh bagian dari bijuu ...
Bagian chakraku dan Hachibi telah ada padanya" jelas Kyuubi.
"Kau juga!?" Kakashi kaget karena pertamanya mengira chakra Naruto belum diambil.
"Botol dan kendi yang dimasukan ke mulut gedou Mazou adalah senjata Rikudou Sennin ...
Mereka memiliki kekuatan yang sangat besar, apapun yang sudah masuk, tak akan bisa keluar lagi ...
dan di dalam kendi, terdapat Kinkaku, serta Ginkaku di dalam botol ...
Mereka mungkin dibangkitkan oleh Edo Tensei dan digunakan dalam perang ini,
serta telah tersegel di dalam senjata itu ..."
"Rikudou, lalu dua bersaudara Ginkaku dan Kinkaku, aku pernah mendengar nama mereka sebagai legenda ...
Tapi, kenapa bisa ada chakra Kyuubi pada mereka?" Tanya Guy tak mengerti.
"Mereka pernah bertarung melawanku ..." Jelas Kyuubi.
"Lalu, aku memakan mereka ...
Tetapi, mereka bertahan dengan memakan daging di dalam perutku dan menyerap chakraku ..."
"Dengan kata lain, Kinkaku dan Ginkaku masing-masing memiliki bagian chakramu ...
Lalu lelaki bertopeng mengambil mereka sebagai materi untuk membangkitkan ekor sepuluh ...
Dari Squad Darui ...
Informasi itu kita dapat dari Markas Pusat" Ucap Kakashi.
"Tapi chakra itu dan chakra Hachibi hanyalah sebagian kecil ...
Aku tak tahu ekor sepuluh seperti apa yang akan dibangkitkan nanti" Ucap Kyuubi.
"Sepertinya aku harus melakukan sesuatu sebelum itu benar-benar bangkit" Kakashi bersiap dengan sesuatu.
"Kakashi ...
Kau selalu saja membuka mulut dengan mudah ...
Tidak heran kau hidup dalam penyesalan" Tobi juga bersiap.
Tunggu dulu, Tobi tahu lumayan banyak tentang Kakashi, jangan bilang dia beneran Obito? Oh Kishimoto-sensei -_-
"Siapa kau!?" Guy bertanya lagi pada Tobi.
"Kau tak ingat wajah, jadi untuk apa memberitahumu?"
"Kakashi ... Seperti yang kau katakan tadi, ini adalah kesempatan kita sebelum ekor sepuluh benar-benar bangkit ...
Kakek Rikuro pernah bilang kalau kebangkitan Ekor Sepuluh adalah sinyal akan hancurnya Dunia" Kyuubi yang sedang mengendalikan tubuh Naruto juga bersiap.
"Apa benar ekor sepuluh sekuat itu?" Naruto di alam bawah sadarnya juga mendengar penjelasan dari Kyuubi, dan ia bertanya.
"Aku bisa membayangkan kalau dia memiliki sepuluh ekor, tapi apalagi selain itu?" Tanyanya.
"Dia merupakan kumpulan dari semua chakra mulai dari ekor satu sampai aku ...
Dia merupakan awal dari semua chakra, Dewa yang menciptakan negara ...
Ame no Hitotsu no Kami ... Atara ... Deidara-bocchi ... Dia memiliki banyak nama" Jelas Kyuubi.
"Ia mampu menelan lautan, membelah daratan, membawa gunung ...
Dan merupakan nenek moyang dari semua yang ada di Dunia ini ...
Sederhananya dia gabungan dari semua Bijuu ...
Jujur saja aku tak punya kesempatan untuk menang melawannya ...
Tapi kalau hanya bagian chakra ekor delapan dan chakraku,
Kita tak akan tahu sebelum kita mencobanya" Lanjut Kyuubi.
"Kalian salah paham" Ucap Tobi, masih dalam pose merapal jutsu.
"Aku tak butuh ekor sepuluh yang sempurna untuk memujudkan rencanaku ...
Tujuanku hanyalah genjutsu terhebat, Mugen Tsukuyomi!!
Untuk membawa semua manusia di planet ini masuk ke dalam genjutsu ...
Untuk menyatukan Dunia ini, dan memberi kebebasan pada semua orang ...
Tak akan ada perang, tak akan ada kedamaian, tak akan ada apa-apa,
Sebuah Dunia yang sempurna ...
Dunia ini tak lagi butuh pahlawan seperti harapan atau masa depan ...
Kalau Ekor Sepuluh sudah benar-benar bangkit,
aku tak perlu yang sempurna untuk bisa menggunakan Mugen Tsukuyomi ...
Dan lalu kenyataan akan berakhir ...
Seluruh tekad yang ada akan berakhir sebagai mimpi tiada akhir ..." Ucap Tobi panjang lebar.
"Tukar balik, Kurama!" Pinta Naruto yang hendak mengatakan sesuatu pada Tobi. Kemudian, merekapun bertukar kembali.
"Aku ..." Naruto bersiap untuk berbicara dengan Tobi, "Aku memiliki seorang ayah! SEorang ibu! Dan Petapa Genit!!! SEmua anak ingin menjadi pahlawan!! Itulah kenapa aku bisa terus berlari maju tanpa kalah!! Aku akan menjadi Hokage yang menandingi semua generasi sebelumnya!!! Itulah mimpiku!! Bodoh!!!" Teriaknya ke Tobi.
"Meskipun kau tak pernah ingin mengakhiri kehidupan mudamu ...
Pada suatu titik, kau harus berhenti bermimpi" Ucap Guy.
"Yeah, mimpi adalah hal yang nantinya akan jadi kenyataan" Lanjut Kakshi.
"Mimpi, mimpi, mimpi, mimpi, begitu banyak mimpi!!
Mimpiku adalah dada wanita usia pertengahan,
kenyataan yang kau lihat ketika banyak mimpi jadi kenyataan adalah yang terbaik!!!" Ucap Bee sambil ngerap.
"Aku tak percaya bisa-bisanya kau mengatakan impian mesummu di saat seperti ini" Ucap Hachibi.
"Heh ..." Kyuubi hanya tersenyum kecil.
"Individualiti hanya akan membuat seseorang buta akan kebenaran ..." Ucap Tobi.
"Kata-kataku, kata-kata yang bukan apapun ...
Adalah kata-kata sesungguhnya yang akan membawa dunia ini pada kebenaran ..." Lanjutnya.
Whusss ...
TIba-tiba Naruto menghilang, begitu cepat.
Ternyata ia telah berada di mode Bijuu dan bersiap dengan sebuah rasengan di tangan.
Naruto meloncat, melesat untuk menghantam Gedou Mazou. Akan tetapi, Tobi menghalangi serangan itu dengan kipasnya, hingga membuat Naruto terpental dan kembali ke mode normal.
"Kelihatannya ini tak akan mudah ...
Aku rasa aku memang harus menampar topengmu terlebih dahulu" Naruto kembali bersiap.
"Tak akan ku biarkan kau menyentuh Gedou Mazou"ujar Tobi juga bersiap siaga dlm pertarungan.
BAGAIMANA LANJUTAN KISAHNYA?
===========================
Bersambung diCHAPTER 595 berikutnya.
===========================
VERSI TEKS: BEELZETA.COM
Orochimaru dibangkitkan kembali oleh Sasuke. Dan kali ini, ia membantu Sasuke untuk mencari jawaban dan kemudian mengajaknya ke suatu tempat yang menurutnya sudah tak asing lagi baik untuk dirinya maupun Sasuke, dimana?
Scene beralih ke tempat pertarungan antara Tobi melawan Naruto dkk ...
"Gedou Mazo jadi aneh semenjak dia memasukan benda aneh itu ke dalam mulutnya ..." Ucap Guy.
"Baru saja ..."
"Aku ingin membangkitkannya di wujud sempurnanya" Kakashi teringat akan kata-kata Tobi sebelumnya dan lalu berkata, "Jangan bilang kalau ..."
"Lihat baik-baik!! Kemudian rasakan dengan kulit kalian ...
Ekor Sepuluh akan bangkit!!! Awal dari Akhir Dunia ini!!!" Teriak Tobi.
"Aku mengerti! Jadi, gedou Mazou itu adalah wadah dari ekor sepuluh!" Ucap Kakashi.
"Apa!? Ekor sepuluh!?" Naruto tak mengerti.
"Tunggu, apa yang sebenarnya terjadi!?" Kakashi juga bingung.
"Kalau Hokage kelima benar di dalam pertemuan, maka perang ini ...
Demi untuk mengumpulkan chakra ekor sembilan yang diperlukan untuk membangkitkan Kyuubi!!! Tapi, ekor delapan dan ekor sembilan masih memiliki chakra mereka,
terlalu berbahaya untuk mendekat ..."
"Kekuatannya tetap kuat, walaupun hanya serpihan ..."
"Ah!!!" Hachibi teringat akan kata-kata Tobi sebelumnya dan kemudian mendapat kesimpulan, "Tentacleku yang waktu itu, satu tentancle tetap saja memiliki chakra, apa ia mendapatkannya dari sana?" Hachibi lalu menjelaskannya pada Kakashi.
"Chakra dari tentacle ekor delapan ...
Kalau begitu, dia hanya butuh bagian dari tubuh bijuu?
Naruto ... kelihatannya kau juga sudah menyadari hal ini" Pikir Kakashi saat melihat ekspresi Naruto.
"Aku bisa merasakan chakraku di dalam kendi dan botol itu ..."
"Mmm, Naruto ...
Pindah, biar aku yang menjelaskan" Pinta Kyuubi dari alam bawah sadar Naruto.
Ehm, sama seperti Bee, kini Naruto dan Kyuubi juga bisa berganti.
"Tentang ekor sepuluh, dengar saja dari sini ...
Biar aku yang menjelaskan" Pinta Kyuubi.
"Jadi kau tahu tentang ekor sepuluh, Kurama?"
"Ya, tentu saja" Ucap Kyuubi dan kemudian mengambil alih tubuh Naruto.
"Semuanya, dengar ..." Ucap Kyuubi lewat Naruto.
"Hm!?"
"Suara itu!?" Guy dan Kakashi sempat kaget.
"Naruto dan ekor sembilan sedang bertukar tubuh sekarang ...
Ia ingin menjelaskan sesuatu ...
Mereka sudah jadi teman baik sekarang" Ucap Hachibi.
"Kalau dia hanya butuh bagian dari bijuu ...
Bagian chakraku dan Hachibi telah ada padanya" jelas Kyuubi.
"Kau juga!?" Kakashi kaget karena pertamanya mengira chakra Naruto belum diambil.
"Botol dan kendi yang dimasukan ke mulut gedou Mazou adalah senjata Rikudou Sennin ...
Mereka memiliki kekuatan yang sangat besar, apapun yang sudah masuk, tak akan bisa keluar lagi ...
dan di dalam kendi, terdapat Kinkaku, serta Ginkaku di dalam botol ...
Mereka mungkin dibangkitkan oleh Edo Tensei dan digunakan dalam perang ini,
serta telah tersegel di dalam senjata itu ..."
"Rikudou, lalu dua bersaudara Ginkaku dan Kinkaku, aku pernah mendengar nama mereka sebagai legenda ...
Tapi, kenapa bisa ada chakra Kyuubi pada mereka?" Tanya Guy tak mengerti.
"Mereka pernah bertarung melawanku ..." Jelas Kyuubi.
"Lalu, aku memakan mereka ...
Tetapi, mereka bertahan dengan memakan daging di dalam perutku dan menyerap chakraku ..."
"Dengan kata lain, Kinkaku dan Ginkaku masing-masing memiliki bagian chakramu ...
Lalu lelaki bertopeng mengambil mereka sebagai materi untuk membangkitkan ekor sepuluh ...
Dari Squad Darui ...
Informasi itu kita dapat dari Markas Pusat" Ucap Kakashi.
"Tapi chakra itu dan chakra Hachibi hanyalah sebagian kecil ...
Aku tak tahu ekor sepuluh seperti apa yang akan dibangkitkan nanti" Ucap Kyuubi.
"Sepertinya aku harus melakukan sesuatu sebelum itu benar-benar bangkit" Kakashi bersiap dengan sesuatu.
"Kakashi ...
Kau selalu saja membuka mulut dengan mudah ...
Tidak heran kau hidup dalam penyesalan" Tobi juga bersiap.
Tunggu dulu, Tobi tahu lumayan banyak tentang Kakashi, jangan bilang dia beneran Obito? Oh Kishimoto-sensei -_-
"Siapa kau!?" Guy bertanya lagi pada Tobi.
"Kau tak ingat wajah, jadi untuk apa memberitahumu?"
"Kakashi ... Seperti yang kau katakan tadi, ini adalah kesempatan kita sebelum ekor sepuluh benar-benar bangkit ...
Kakek Rikuro pernah bilang kalau kebangkitan Ekor Sepuluh adalah sinyal akan hancurnya Dunia" Kyuubi yang sedang mengendalikan tubuh Naruto juga bersiap.
"Apa benar ekor sepuluh sekuat itu?" Naruto di alam bawah sadarnya juga mendengar penjelasan dari Kyuubi, dan ia bertanya.
"Aku bisa membayangkan kalau dia memiliki sepuluh ekor, tapi apalagi selain itu?" Tanyanya.
"Dia merupakan kumpulan dari semua chakra mulai dari ekor satu sampai aku ...
Dia merupakan awal dari semua chakra, Dewa yang menciptakan negara ...
Ame no Hitotsu no Kami ... Atara ... Deidara-bocchi ... Dia memiliki banyak nama" Jelas Kyuubi.
"Ia mampu menelan lautan, membelah daratan, membawa gunung ...
Dan merupakan nenek moyang dari semua yang ada di Dunia ini ...
Sederhananya dia gabungan dari semua Bijuu ...
Jujur saja aku tak punya kesempatan untuk menang melawannya ...
Tapi kalau hanya bagian chakra ekor delapan dan chakraku,
Kita tak akan tahu sebelum kita mencobanya" Lanjut Kyuubi.
"Kalian salah paham" Ucap Tobi, masih dalam pose merapal jutsu.
"Aku tak butuh ekor sepuluh yang sempurna untuk memujudkan rencanaku ...
Tujuanku hanyalah genjutsu terhebat, Mugen Tsukuyomi!!
Untuk membawa semua manusia di planet ini masuk ke dalam genjutsu ...
Untuk menyatukan Dunia ini, dan memberi kebebasan pada semua orang ...
Tak akan ada perang, tak akan ada kedamaian, tak akan ada apa-apa,
Sebuah Dunia yang sempurna ...
Dunia ini tak lagi butuh pahlawan seperti harapan atau masa depan ...
Kalau Ekor Sepuluh sudah benar-benar bangkit,
aku tak perlu yang sempurna untuk bisa menggunakan Mugen Tsukuyomi ...
Dan lalu kenyataan akan berakhir ...
Seluruh tekad yang ada akan berakhir sebagai mimpi tiada akhir ..." Ucap Tobi panjang lebar.
"Tukar balik, Kurama!" Pinta Naruto yang hendak mengatakan sesuatu pada Tobi. Kemudian, merekapun bertukar kembali.
"Aku ..." Naruto bersiap untuk berbicara dengan Tobi, "Aku memiliki seorang ayah! SEorang ibu! Dan Petapa Genit!!! SEmua anak ingin menjadi pahlawan!! Itulah kenapa aku bisa terus berlari maju tanpa kalah!! Aku akan menjadi Hokage yang menandingi semua generasi sebelumnya!!! Itulah mimpiku!! Bodoh!!!" Teriaknya ke Tobi.
"Meskipun kau tak pernah ingin mengakhiri kehidupan mudamu ...
Pada suatu titik, kau harus berhenti bermimpi" Ucap Guy.
"Yeah, mimpi adalah hal yang nantinya akan jadi kenyataan" Lanjut Kakshi.
"Mimpi, mimpi, mimpi, mimpi, begitu banyak mimpi!!
Mimpiku adalah dada wanita usia pertengahan,
kenyataan yang kau lihat ketika banyak mimpi jadi kenyataan adalah yang terbaik!!!" Ucap Bee sambil ngerap.
"Aku tak percaya bisa-bisanya kau mengatakan impian mesummu di saat seperti ini" Ucap Hachibi.
"Heh ..." Kyuubi hanya tersenyum kecil.
"Individualiti hanya akan membuat seseorang buta akan kebenaran ..." Ucap Tobi.
"Kata-kataku, kata-kata yang bukan apapun ...
Adalah kata-kata sesungguhnya yang akan membawa dunia ini pada kebenaran ..." Lanjutnya.
Whusss ...
TIba-tiba Naruto menghilang, begitu cepat.
Ternyata ia telah berada di mode Bijuu dan bersiap dengan sebuah rasengan di tangan.
Naruto meloncat, melesat untuk menghantam Gedou Mazou. Akan tetapi, Tobi menghalangi serangan itu dengan kipasnya, hingga membuat Naruto terpental dan kembali ke mode normal.
"Kelihatannya ini tak akan mudah ...
Aku rasa aku memang harus menampar topengmu terlebih dahulu" Naruto kembali bersiap.
"Tak akan ku biarkan kau menyentuh Gedou Mazou"ujar Tobi juga bersiap siaga dlm pertarungan.
BAGAIMANA LANJUTAN KISAHNYA?
===========================
Bersambung diCHAPTER 595 berikutnya.
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 595, "BAB"
...AWAL DARI KEHANCURAN...
TEKS COVER: "SAATNYA MEMPERTARUHKAN SEGALANYA"
===========================
Teks version by: www.beelzeta.com
BaCa Komik Online: www.komikfox.blogspot.com
Meski dengan chakra yang hanya sebagian kecil dari bijuu ekor delapan dan sembilan, Tobi sudah ingin membangkitkan monster berekor sepuluh. Meski Juubi tak akan bangkit secara sempurna, Tobi beranggapan kalau itu sudah cukup untuk bisa mewujudkan rencana mata bulannya.
Gedo mazo terlihat mulai berubah perlahan-lahan
"Gwoooh!!!!!" Gedou Mazou berteriak, histeris, mengalirkan darah berwarna merah dari mata demi mata yang ada di kepalanya.
Sementara itu, Naruto yang sempat jatuh kembali berdiri, dalam mode Bijuu, dan memunculkan sebuah bunshin, bersiap untuk menyerang kembali.
"..." Tobi berdiri kokoh, tanpa terlihat gentar sama sekali.
"Naruto!!! Kau sudah mengetahui kekuatannya kan!?" Ucap Kakashi, "Kau harus menyerang ketika tubuhnya padat!! Serangan biasa hanya akan menembus tubuhnya!!!"
"Seperti ketika melakukan serangan balik!!
Kau harus mendekatinya, dan membuat sebuah pembukaan ...
Jangan menggunakan serangan besar!!" Lanjut Guy.
"Aku tahu itu!! Itulah kenapa aku memunculkan bunshin!" Naruto dan bunshinnya terus berlari menuju Tobi, sambil menyiapkan sebuah rasengan. Tampaknya, Naruto sudah memiliki rencana sendiri.
"Aku bisa melakukannya!!" Naruto dan bunshinnya bukan menyiapkan rasengan, melainkan sebuah bijuudama berukuran kecil.
"Bee-san, angkat aku ke atas!" Pinta kakashi, ia juga bersiap dengan sesuatu.
"Lebih baik menghindari serangan langsung" Guy juga bersiap.
"Yeah!!" Hachibi mengangkat kakashi dan kemudian shinobi Konoha itu membuka mata kirinya, "Mangekyou Sharingan!!"
...Sringggk...
Sedang Naruto merapal jutsunya:
"Chou Mini Bijuudama..!!!"
"Soushuuga!!!"ucap Guy merapal jutsu juga..
Mereka bertiga sama-sama bersiap untuk menyerang. Naruto dengan bijuudama mini, kakashi dengan Mangekyou Sharingannya, serta Guy mengeluarkan senjata chaku ninjanya.
"Hyaaaah!!!!"
Naruto bersiap untuk menghantamkan bola hitam di tangannya ke arah Tobi yg dari td telah siaga.
Namun sama seperti dugaan, serangan Naruto hanya menembus Tobi ...
Setelah menembus, Tobi bahkan menyerang balik Naruto yang di belakangnya dengan kipas yang ia bawa. Namun,
...blussttt... (hilang)
ternyata itu bunshin ...
"Bukan yang asli, seperti dugaanku" Tobi maju menuju Naruto yang asli, bersiap untuk menyerangnya dengan tangan.
Namun tiba-tiba, Guy datang menyerang dari atas menggunakan chakunya.
...Tras..tras..tras..
Tobi terpaksa menghindar dengan membuat dirinya tembus. Dan dengan ini, tangan yang hendak menyerang Naruto juga hanya menembus kepala Naruto.
"Hwaah!!!!"
Guy menyerang secara bertub-tubi. Tobi menahan dan kemudian membalas menyerang dengan melemparkan kunai-kunai. Dengan Chakunya, Guy mementalkan semua serangan itu.
"Akan ku mulai denganmu!"ucap tobi
Kini sasaran Tobi adalah Guy. pertarungan sengit terjadi antara Guy melawan Tobi. Sama-sama tak mau kalah. Guy menyerang, namun tembus. Dan begitu juga sebaliknya, saat tembus Tobi tak bisa menyerang Guy. Tobi menyerang menggunakan kipas, namun Guy menahan dengan chakunya.
"Keren sekali kau, guru alis tebal!!"ujar Naruto mengagumi.
Dgn memanfaatkan tangan chakra kyubi memanjang, Naruto menyerang dari bawah dgn menggunakan bijuudama mini
...hiaaaa.....
"Bagus!" Pikir Kakashi. "Sepertinya jumlah chakra itu sudah cukup ...
Maaf, tapi aku yang akan menangani Gedou Mazounya, Kamui!!"ujar Kakashi berniat untuk menghisap patung Gedou Mazou menggunakan kemampuan mangekyounya.
"!!!" Tobi tersentak.
"Kalau aku memutus lehernya, akankah dia bisa bertahan?" Pikir Kakashi yang terus berusaha.
"!!" Tobi menghindari serangan Naruto. "Jangan terlalu optimis!!"
Kepala Gedou Mazou yang mulanya hampir terhisap kembali seperti semula.
"!!?" Kakashi kaget tak percaya, "Bagaimana bisa? Jangan bilang ..."
"Hyaaaah!!!!" Naruto kembali menyerang. Serangan yang benar-benar tanpa henti.
Blarrr!!!!!!
Batu yang dipijak oleh Tobi hancur berantakan akibat hantaman Naruto.
"Berhasil?"
Tidak. ternyata yang hancur hanyalah batunya. Tiba-tiba saja Tobi muncul dari tanah di bawah Naruto, serta bersiap untuk menyerang.
Buakkk!!!!!
Kipas Tobi menghantam tubuh bagian samping Naruto.
"Sial dia terlalu kuat! Aku bahkan tak bisa memukulnya"
"Batunya menghalangi jalan, sial" Guy yang ada di bawah meloncat melewati bebatuan yang jatuh menuju tempat itu.
"Bee-san!!" Kakashi meminta Bee untuk melakukan sesuatu.
"ya, aku mengerti" Ucap Bee kemudian Kakashi mengalirkan chakra ke kunai yang dibawanya.
Tobi tak henti-hentinya menyerang. Setelah kipas, ia kembali bersiap untuk menggunakan tangannya untuk menyerang.
"Terbang!!!" Saat itu juga, Hachibi melempar Kakashi menuju tempat Tobi berada. menembus bebatuan dengan kunai yang dialiri raikiri, dan kemudian berniat menggunakan itu untuk menusuk Tobi.
"Menembus bebatuan menggunakan raikiri ...
Bagus, kakashi!!" Ucap Guy dalam hati.
Bats!!!
Kakashi melempar kunai yang telah dilapisi chakra listrik itu.
"Terlambat" Tobi benar-benar cepat. lagi-lagi ia membuat dirinya tembus. Dan lebih hebatnya lagi, Setelah padat Tobi menendang dengan cepat kunai itu hingga akhirnya malah mengarah pada Naruto.
"!!!"
"Aku akan melakukan sesuatu pada kunainya, Naruto!
Janga khawatir!!"ucap Kakashi menggunakan kamuinya sekali lagi untuk memindahkan tembakan itu menuju Tobi.
"Apa kau baik-baik saja, kakashi?"tanya Guy.
"ya, tapi kalau bahkan serangan itu tidak berakhir,,"jwb Kakashi.
"bagaimana bisa kita mengalahkannnya?"sela Naruto.
Apakah serangan tadi mengenai Tobi?
Ternyata ia. Topeng Tobi sedikit tergores di bagian sisi kiri ...
NAMPAK CELAH KECIL DI DALAM KEKUATAN LUAR BIASANYA, BAGAIMANA MEREKA AKAN MELAWANNYA..?
..............===========.............
...AWAL DARI KEHANCURAN...
TEKS COVER: "SAATNYA MEMPERTARUHKAN SEGALANYA"
===========================
Teks version by: www.beelzeta.com
BaCa Komik Online: www.komikfox.blogspot.com
Meski dengan chakra yang hanya sebagian kecil dari bijuu ekor delapan dan sembilan, Tobi sudah ingin membangkitkan monster berekor sepuluh. Meski Juubi tak akan bangkit secara sempurna, Tobi beranggapan kalau itu sudah cukup untuk bisa mewujudkan rencana mata bulannya.
Gedo mazo terlihat mulai berubah perlahan-lahan
"Gwoooh!!!!!" Gedou Mazou berteriak, histeris, mengalirkan darah berwarna merah dari mata demi mata yang ada di kepalanya.
Sementara itu, Naruto yang sempat jatuh kembali berdiri, dalam mode Bijuu, dan memunculkan sebuah bunshin, bersiap untuk menyerang kembali.
"..." Tobi berdiri kokoh, tanpa terlihat gentar sama sekali.
"Naruto!!! Kau sudah mengetahui kekuatannya kan!?" Ucap Kakashi, "Kau harus menyerang ketika tubuhnya padat!! Serangan biasa hanya akan menembus tubuhnya!!!"
"Seperti ketika melakukan serangan balik!!
Kau harus mendekatinya, dan membuat sebuah pembukaan ...
Jangan menggunakan serangan besar!!" Lanjut Guy.
"Aku tahu itu!! Itulah kenapa aku memunculkan bunshin!" Naruto dan bunshinnya terus berlari menuju Tobi, sambil menyiapkan sebuah rasengan. Tampaknya, Naruto sudah memiliki rencana sendiri.
"Aku bisa melakukannya!!" Naruto dan bunshinnya bukan menyiapkan rasengan, melainkan sebuah bijuudama berukuran kecil.
"Bee-san, angkat aku ke atas!" Pinta kakashi, ia juga bersiap dengan sesuatu.
"Lebih baik menghindari serangan langsung" Guy juga bersiap.
"Yeah!!" Hachibi mengangkat kakashi dan kemudian shinobi Konoha itu membuka mata kirinya, "Mangekyou Sharingan!!"
...Sringggk...
Sedang Naruto merapal jutsunya:
"Chou Mini Bijuudama..!!!"
"Soushuuga!!!"ucap Guy merapal jutsu juga..
Mereka bertiga sama-sama bersiap untuk menyerang. Naruto dengan bijuudama mini, kakashi dengan Mangekyou Sharingannya, serta Guy mengeluarkan senjata chaku ninjanya.
"Hyaaaah!!!!"
Naruto bersiap untuk menghantamkan bola hitam di tangannya ke arah Tobi yg dari td telah siaga.
Namun sama seperti dugaan, serangan Naruto hanya menembus Tobi ...
Setelah menembus, Tobi bahkan menyerang balik Naruto yang di belakangnya dengan kipas yang ia bawa. Namun,
...blussttt... (hilang)
ternyata itu bunshin ...
"Bukan yang asli, seperti dugaanku" Tobi maju menuju Naruto yang asli, bersiap untuk menyerangnya dengan tangan.
Namun tiba-tiba, Guy datang menyerang dari atas menggunakan chakunya.
...Tras..tras..tras..
Tobi terpaksa menghindar dengan membuat dirinya tembus. Dan dengan ini, tangan yang hendak menyerang Naruto juga hanya menembus kepala Naruto.
"Hwaah!!!!"
Guy menyerang secara bertub-tubi. Tobi menahan dan kemudian membalas menyerang dengan melemparkan kunai-kunai. Dengan Chakunya, Guy mementalkan semua serangan itu.
"Akan ku mulai denganmu!"ucap tobi
Kini sasaran Tobi adalah Guy. pertarungan sengit terjadi antara Guy melawan Tobi. Sama-sama tak mau kalah. Guy menyerang, namun tembus. Dan begitu juga sebaliknya, saat tembus Tobi tak bisa menyerang Guy. Tobi menyerang menggunakan kipas, namun Guy menahan dengan chakunya.
"Keren sekali kau, guru alis tebal!!"ujar Naruto mengagumi.
Dgn memanfaatkan tangan chakra kyubi memanjang, Naruto menyerang dari bawah dgn menggunakan bijuudama mini
...hiaaaa.....
"Bagus!" Pikir Kakashi. "Sepertinya jumlah chakra itu sudah cukup ...
Maaf, tapi aku yang akan menangani Gedou Mazounya, Kamui!!"ujar Kakashi berniat untuk menghisap patung Gedou Mazou menggunakan kemampuan mangekyounya.
"!!!" Tobi tersentak.
"Kalau aku memutus lehernya, akankah dia bisa bertahan?" Pikir Kakashi yang terus berusaha.
"!!" Tobi menghindari serangan Naruto. "Jangan terlalu optimis!!"
Kepala Gedou Mazou yang mulanya hampir terhisap kembali seperti semula.
"!!?" Kakashi kaget tak percaya, "Bagaimana bisa? Jangan bilang ..."
"Hyaaaah!!!!" Naruto kembali menyerang. Serangan yang benar-benar tanpa henti.
Blarrr!!!!!!
Batu yang dipijak oleh Tobi hancur berantakan akibat hantaman Naruto.
"Berhasil?"
Tidak. ternyata yang hancur hanyalah batunya. Tiba-tiba saja Tobi muncul dari tanah di bawah Naruto, serta bersiap untuk menyerang.
Buakkk!!!!!
Kipas Tobi menghantam tubuh bagian samping Naruto.
"Sial dia terlalu kuat! Aku bahkan tak bisa memukulnya"
"Batunya menghalangi jalan, sial" Guy yang ada di bawah meloncat melewati bebatuan yang jatuh menuju tempat itu.
"Bee-san!!" Kakashi meminta Bee untuk melakukan sesuatu.
"ya, aku mengerti" Ucap Bee kemudian Kakashi mengalirkan chakra ke kunai yang dibawanya.
Tobi tak henti-hentinya menyerang. Setelah kipas, ia kembali bersiap untuk menggunakan tangannya untuk menyerang.
"Terbang!!!" Saat itu juga, Hachibi melempar Kakashi menuju tempat Tobi berada. menembus bebatuan dengan kunai yang dialiri raikiri, dan kemudian berniat menggunakan itu untuk menusuk Tobi.
"Menembus bebatuan menggunakan raikiri ...
Bagus, kakashi!!" Ucap Guy dalam hati.
Bats!!!
Kakashi melempar kunai yang telah dilapisi chakra listrik itu.
"Terlambat" Tobi benar-benar cepat. lagi-lagi ia membuat dirinya tembus. Dan lebih hebatnya lagi, Setelah padat Tobi menendang dengan cepat kunai itu hingga akhirnya malah mengarah pada Naruto.
"!!!"
"Aku akan melakukan sesuatu pada kunainya, Naruto!
Janga khawatir!!"ucap Kakashi menggunakan kamuinya sekali lagi untuk memindahkan tembakan itu menuju Tobi.
"Apa kau baik-baik saja, kakashi?"tanya Guy.
"ya, tapi kalau bahkan serangan itu tidak berakhir,,"jwb Kakashi.
"bagaimana bisa kita mengalahkannnya?"sela Naruto.
Apakah serangan tadi mengenai Tobi?
Ternyata ia. Topeng Tobi sedikit tergores di bagian sisi kiri ...
NAMPAK CELAH KECIL DI DALAM KEKUATAN LUAR BIASANYA, BAGAIMANA MEREKA AKAN MELAWANNYA..?
..............===========.............
ALUR CERITA NARUTO CHAPTER 596, "SATU JUTSU"
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Manga by : Masashi Kishimoto
Translated by : Andy Ahmady, Edi M
cleaned by : www.mangastream.com
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
"RETAKAN KECIL TELAH MEMULAI PERANG"
Pertarungan Naruto, Kakashi, Guy melawan Tobi belum menemui titik kemudahan,
segala serangan serasa tidak berarti, semua lolos bagai melawan hantu,
Dari sekian banyak serangan dari strategi Kakashi, ternyata hanya meninggalkan retakan kecil di topeng Tobi
Untuk sementara mereka mundur untuk menyusun strategi baru
Di tengah amukan Gedo Mazo, batu beterbangan,
"uwaahh!!..",..Naruto dan Kedua Gurunya melompati batu yang beterbangan
Tobi pun melirik kearah retakan dibawah lubang mata kirinya,.. tak hanya Tobi, Kakashi dan Guy sepertinya mulai menyadari retakan tersebut
"Kakashi, apa kau melihatnya?.",tanya Guy
Kakashi pun menyadarinya juga.."yeah!."
Naruto dan Kedua gurunya kini tengah berdiri di tempat yang lebih aman, dan mereka pun mulai mengamati Tobi, Naruto pun melepaskan jubah Kyuubinya
"ada goresan pada topengnya..",kata Kakashi
"dimana dimana?..",tanya Naruto sambil mengamati Tobi dengan benar,
"pukulanmu sedikit mampu mengenainya sebelum melewatinya..",jawab Guy
"ow iya benar itu yang disebelah kiri",tegas Naruto
..."keberanian yang hebat Naruto, pertahankan!..",kata Guy dengan berapi api,,
Naruto pun semakin bersemangat..",kurasa bagaimanapun kita bisa mengalahkannya.."
Kakashi pun memotong karena menyadari sesuaatu.."nyatanya aku tak melihat pukulan Naruto mendarat..",
"apa yang terjadi.",sahut Naruto
Guy pun tidak mengerti yang dimaksud Kakashi,."apa maksudmu?..",tanya Guy
Kakashi pun menjawab.."Goresan itu tak sepeerti pukulan Naruto.... Tapi sepeerti sesuatu yang tajaam memotongnya..",
..."tunggu!..",pikir Kakashi..
Disaat tim Naruto tengah menyusun strategi, Tobi tengah merencanakan sesuaatu..
."poopp!!!..", tiba tiba Tobi mengacungkan telapak tangan yang jarinya memancarkan chakra
"Pembukaaan!!!...",,... Gedo Mazo meraung keras sambil memegangi kepalanya.... Kali ini dipunggungnya nampak seperti ditumbuhi dahan besar.
Ternyata disaat yang sama Hachibi melayangkan pukulannya !...
"Uchiha Kaenjin!!..",.Tobi menghentakkan tangannya tadi ke bebatuan,
"jangan remehkan aku..",kata Tobi
"Zuunggg!!!!..",sebuah cahaya menutupi Gedo, ternyata sebuah dinding pertahanan, sejenis Kekkai
Semua perhatian tertuju pada Hachibi,
"Boom!!.."..."bwoorr!..",
pukulan Hachibi telak mengenai dinding itu seketika tangan Hachibi terbakar...
"Paman B dan Hachibi apa kalian tak apa?..",teriak Naruto
"jika ingin menghancurkan Kekkai itu, maka harus mengalahkan Tobi dulu..",kata Guy
"Kita seharusnya memang melakukannya..",kata Naruto
...Kakashi terdiam mengamati Tobi, dan mengingat berbagai kejadian saat dirinya menggunakan Kamui..
"tapi..."
"tidak mungkinn.."
..."aku tak pernah tahu..ada orang dapat menghentikan Kamui..",..pikir Kakashi..
"jika retakan berasal dari kunai yang aku layangkan lewat kamui,... Berarti ninjutsunya adalah.... ...".. Kakashi menyadari sesuatu dan langsung memanggil Naruto dan Guy untuk menyusun strategi
"ini tak seperti Dugaan tapi jelas tidak mungkin..",Pikiran Kakashi agak kacau karena memikirkan teknik Guy
"intinya tak ada tapi hanya berfikir.."
"Guy...Naruto!..B!...",panggil Kakashi pada rekannya..
"ada sesuatu yang ingin kucoba.. Bantu aku..",kata Kakashi...
"shiinkk!..",Mangekyou Kakashi kembali aktif
tak lama kemudian mereka naik keatas telapak tangan Hachibi
Ternyata Hachibi melontarkan ketiga rekannya ke arah Tobi..
"wusshhh!!!...", mereka meluncur dengan cepat,
Naruto sudah berubah kembali pada mode Kyuubi
"srakk!!..",bertemu pada suatu batu besar mereka berpencar, sementara Guy lurus dengan memutar kedua Shosuganya..
"swwingg swingg draakk!!!...",Shosuga kontan menghancurkan batu dan menghamburkannya ke arah Tobi
..Tobi masih diam saja sementara bebatuan berhamburan dengan Guy yang tengahmeluncur dan mengayun ayunkan Shosuga dengan amat cepat...
"tidak begitu mengesankan..",cetus Tobi..
"tap..",tiba tiba Guy telah berada di belakang Tobi
"aku bertaruh kau tidak akan punya waktu menyerap..",kata Guy...
"slippp slipppp!!!..",Shosuga dengan lancar menembus badan Tobi
"taaapppp!!..",tiba tiba Tobi menangkap kedua Shosuga dengan mudahnya..
"Kau meremehkan Sharingan, aku bisa membaca gerakanmu..",kata Tobi, tak lama kemudian Tobi menyerap Shosuga..
"srruuutttt!!!!..."
"ketika dia menyerap benda itu.. ..."gumam Guy
"sekarangg!.."
...ternyata dibalik serangan Guy Naruuto telah menyiapkan serangan..
"Rasengannn..!!!...", ketika Tobi tengah menyerap Shosuga dan Guy, Naruto menyerangnya...
"tak sadarkah kau kalau itu sia sia?..",kata Tobi... Dengan cepat Rasengan cuma menembus lengan Tobi dengan lancar
"plasshh!!!..",Rasengan lenyap tiba tiba... Naruto langsung melewati Tobi, ternyata Rasengan telah dipindahkan oleh Kakashi
Naruto nampak menoleh ke arah Tobi, memastikan strategi berhasil....
"Doooooaarrr!!!!!..",Rasengan Naruto menghujam bahu kanan Tobi, Naruto pun terkejut, sementara Tobi terpelanting karena Rasengan Naruto
"srraaakkk...."tubuh Tobi terseret ke bebatuan, pakaian bagian bahu Tobi hancur.. Tobi hanya bisa melihat bagian bahunya yang masih berasap karena serangan Naruto
"aku mengerti, Naruto tidak menghentikan Rasengannya..",
Naruto senang serangannya sukses.." itu seperti guru Kakashi katakan..!..",teriak Naruto bangga
"Kau mengirimnya ke dimensi lain dengan Kamui.. Kupikir kau menggunakan 2 jutsu yang satu tidak nyata.. Dan yang satu muncul dan lenyapp..",kata Tobi
"tapi nyatanya itu cuma satu jutsu!..",kata Kakashi
SERANGAN AKHIRNYA BISA DIDARATKAN!..
BAGAIMANA LANJUTAN KISAHNYA?
===========================
Bersambung diChapter 597 selanjutnya..
::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
Manga by : Masashi Kishimoto
Translated by : Andy Ahmady, Edi M
cleaned by : www.mangastream.com
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::
"RETAKAN KECIL TELAH MEMULAI PERANG"
Pertarungan Naruto, Kakashi, Guy melawan Tobi belum menemui titik kemudahan,
segala serangan serasa tidak berarti, semua lolos bagai melawan hantu,
Dari sekian banyak serangan dari strategi Kakashi, ternyata hanya meninggalkan retakan kecil di topeng Tobi
Untuk sementara mereka mundur untuk menyusun strategi baru
Di tengah amukan Gedo Mazo, batu beterbangan,
"uwaahh!!..",..Naruto dan Kedua Gurunya melompati batu yang beterbangan
Tobi pun melirik kearah retakan dibawah lubang mata kirinya,.. tak hanya Tobi, Kakashi dan Guy sepertinya mulai menyadari retakan tersebut
"Kakashi, apa kau melihatnya?.",tanya Guy
Kakashi pun menyadarinya juga.."yeah!."
Naruto dan Kedua gurunya kini tengah berdiri di tempat yang lebih aman, dan mereka pun mulai mengamati Tobi, Naruto pun melepaskan jubah Kyuubinya
"ada goresan pada topengnya..",kata Kakashi
"dimana dimana?..",tanya Naruto sambil mengamati Tobi dengan benar,
"pukulanmu sedikit mampu mengenainya sebelum melewatinya..",jawab Guy
"ow iya benar itu yang disebelah kiri",tegas Naruto
..."keberanian yang hebat Naruto, pertahankan!..",kata Guy dengan berapi api,,
Naruto pun semakin bersemangat..",kurasa bagaimanapun kita bisa mengalahkannya.."
Kakashi pun memotong karena menyadari sesuaatu.."nyatanya aku tak melihat pukulan Naruto mendarat..",
"apa yang terjadi.",sahut Naruto
Guy pun tidak mengerti yang dimaksud Kakashi,."apa maksudmu?..",tanya Guy
Kakashi pun menjawab.."Goresan itu tak sepeerti pukulan Naruto.... Tapi sepeerti sesuatu yang tajaam memotongnya..",
..."tunggu!..",pikir Kakashi..
Disaat tim Naruto tengah menyusun strategi, Tobi tengah merencanakan sesuaatu..
."poopp!!!..", tiba tiba Tobi mengacungkan telapak tangan yang jarinya memancarkan chakra
"Pembukaaan!!!...",,... Gedo Mazo meraung keras sambil memegangi kepalanya.... Kali ini dipunggungnya nampak seperti ditumbuhi dahan besar.
Ternyata disaat yang sama Hachibi melayangkan pukulannya !...
"Uchiha Kaenjin!!..",.Tobi menghentakkan tangannya tadi ke bebatuan,
"jangan remehkan aku..",kata Tobi
"Zuunggg!!!!..",sebuah cahaya menutupi Gedo, ternyata sebuah dinding pertahanan, sejenis Kekkai
Semua perhatian tertuju pada Hachibi,
"Boom!!.."..."bwoorr!..",
pukulan Hachibi telak mengenai dinding itu seketika tangan Hachibi terbakar...
"Paman B dan Hachibi apa kalian tak apa?..",teriak Naruto
"jika ingin menghancurkan Kekkai itu, maka harus mengalahkan Tobi dulu..",kata Guy
"Kita seharusnya memang melakukannya..",kata Naruto
...Kakashi terdiam mengamati Tobi, dan mengingat berbagai kejadian saat dirinya menggunakan Kamui..
"tapi..."
"tidak mungkinn.."
..."aku tak pernah tahu..ada orang dapat menghentikan Kamui..",..pikir Kakashi..
"jika retakan berasal dari kunai yang aku layangkan lewat kamui,... Berarti ninjutsunya adalah.... ...".. Kakashi menyadari sesuatu dan langsung memanggil Naruto dan Guy untuk menyusun strategi
"ini tak seperti Dugaan tapi jelas tidak mungkin..",Pikiran Kakashi agak kacau karena memikirkan teknik Guy
"intinya tak ada tapi hanya berfikir.."
"Guy...Naruto!..B!...",panggil Kakashi pada rekannya..
"ada sesuatu yang ingin kucoba.. Bantu aku..",kata Kakashi...
"shiinkk!..",Mangekyou Kakashi kembali aktif
tak lama kemudian mereka naik keatas telapak tangan Hachibi
Ternyata Hachibi melontarkan ketiga rekannya ke arah Tobi..
"wusshhh!!!...", mereka meluncur dengan cepat,
Naruto sudah berubah kembali pada mode Kyuubi
"srakk!!..",bertemu pada suatu batu besar mereka berpencar, sementara Guy lurus dengan memutar kedua Shosuganya..
"swwingg swingg draakk!!!...",Shosuga kontan menghancurkan batu dan menghamburkannya ke arah Tobi
..Tobi masih diam saja sementara bebatuan berhamburan dengan Guy yang tengahmeluncur dan mengayun ayunkan Shosuga dengan amat cepat...
"tidak begitu mengesankan..",cetus Tobi..
"tap..",tiba tiba Guy telah berada di belakang Tobi
"aku bertaruh kau tidak akan punya waktu menyerap..",kata Guy...
"slippp slipppp!!!..",Shosuga dengan lancar menembus badan Tobi
"taaapppp!!..",tiba tiba Tobi menangkap kedua Shosuga dengan mudahnya..
"Kau meremehkan Sharingan, aku bisa membaca gerakanmu..",kata Tobi, tak lama kemudian Tobi menyerap Shosuga..
"srruuutttt!!!!..."
"ketika dia menyerap benda itu.. ..."gumam Guy
"sekarangg!.."
...ternyata dibalik serangan Guy Naruuto telah menyiapkan serangan..
"Rasengannn..!!!...", ketika Tobi tengah menyerap Shosuga dan Guy, Naruto menyerangnya...
"tak sadarkah kau kalau itu sia sia?..",kata Tobi... Dengan cepat Rasengan cuma menembus lengan Tobi dengan lancar
"plasshh!!!..",Rasengan lenyap tiba tiba... Naruto langsung melewati Tobi, ternyata Rasengan telah dipindahkan oleh Kakashi
Naruto nampak menoleh ke arah Tobi, memastikan strategi berhasil....
"Doooooaarrr!!!!!..",Rasengan Naruto menghujam bahu kanan Tobi, Naruto pun terkejut, sementara Tobi terpelanting karena Rasengan Naruto
"srraaakkk...."tubuh Tobi terseret ke bebatuan, pakaian bagian bahu Tobi hancur.. Tobi hanya bisa melihat bagian bahunya yang masih berasap karena serangan Naruto
"aku mengerti, Naruto tidak menghentikan Rasengannya..",
Naruto senang serangannya sukses.." itu seperti guru Kakashi katakan..!..",teriak Naruto bangga
"Kau mengirimnya ke dimensi lain dengan Kamui.. Kupikir kau menggunakan 2 jutsu yang satu tidak nyata.. Dan yang satu muncul dan lenyapp..",kata Tobi
"tapi nyatanya itu cuma satu jutsu!..",kata Kakashi
SERANGAN AKHIRNYA BISA DIDARATKAN!..
BAGAIMANA LANJUTAN KISAHNYA?
===========================
Bersambung diChapter 597 selanjutnya..